Pramuka Island

Pantai yang tenang, nyaris tanpa ombak..

Pantai yang tenang, nyaris tanpa ombak..

Ini pertama kalinya saya menjejakkan kaki disana, di salah satu pulau kecil di gugusan Pulau Seribu itu.. Pantai dengan ombak beriak yang tenang berbalutkan pasir putih sekelilingnya, menambah betah mata untuk berlama-lama memandanginya. Berangkat dari Muara Angke, kami sekeluarga bersembilan sudah mempersiapkan diri dari pagi buta. Kapal dijadwalkan berangkat pukul 7 pagi, tapi kalau mau dapat tempat yang nyaman di kapal, harus datang lebih pagi sehingga bisa memilih tempat duduk. Jangan bayangkan kapal besar dengan kursi empuk yang nyaman dilengkapi AC, jangan, tolong jangan.. Ini kapal rakyat, murah meriah, dikenal dengan sebutan kapal tong-tong. Tidak ada kursi untuk penumpang, jadi semua yang naik kapal itu duduknya ngampar. Satu-satunya kursi adalah untuk sang nakhoda. Haha..

..at the tong-tong ship..

..at the tong-tong ship..

Kami duduk berbaur dengan wisatawan lain yang rata-rata bergerombol juga, selain itu ada juga beberapa orang dari pulaunya sendiri yang habis berbelanja ke Jakarta. Ada yang membawa sekarung sayur-sayuran,Β kresek-kresek, dan dus-dus besar yang entah isinya apa, ada juga yang membawa kompor (baru beli nampaknya), lengkap dengan tabung gas-nya. Keluarga saya nampak shock karena baru pertama kali naik kapal beginian, duduk ngampar seperti di barak, ditambah ada kecoak-kecoak kecil berkeliaran di sudut kapal, belum lagi kalau ada orang yang mabok laut lalu munt*h. Ahahahaa justru disitu serunya! Saya sendiri tidak terlalu kaget dengan situasi tersebut, karena sebelumnya sudah pernah naik kapal tong-tong ke Pulau Pari, salah satu pulau lain di gugusan Kepulauan Seribu.

_DSC4206Β Perjalanan ke Pulau Pramuka sekitar 2,5 jam, kalau ke Pulau Pari sekitar 2 jam-an.. Ada juga alternatif lain, yaitu naik speed boat yang hanya membutuhkan 45 menit s/d 1 jam perjalanan, berangkat dari Marina Ancol. Biayanya cukup mahal kalau pakai speed boat, perorang nambah Rp.400.000,- s/d Rp.500.000,-. Kalau kapal tong-tong ini, cuma sekitar Rp.30.000,- sekali jalan (mu gkin sekarang sudah naik). Kami ikut tour 3 hari 2 malam, per orangnya Rp.500.000,- sudah all in (tiket kapal pp, asuransi, makan sehari 3x selama di sana, penginapan, guide, 1x BBQ, peralatan snorkeling, dan kapal untuk snorkeling). Lumayan lah, wisata murah meriah dan tidak terlalu jauh dari Jakarta. Rame karena kita sendiri yang bikin rame dan seru, jadi dibawa seneng ajaaaaa..

P1050308Menurut saya pulau-pulau di Kepulauan Seribu ini berpotensi besar bagi pariwisata Indonesia, hanya perlu diperlengkapi fasilitas-fasilitasnya. Beberapa pulau yang cukup jadi idola wisatawan (backpacker) antara lain P. Tidung, P. Pramuka, P. Pari, P. Untung Jawa, P. Harapan, dan yang paling terkenal dan paling lengkap fasilitasnya (juga paling mahal) adalah P. Puteri. Di Pulau Pramuka tidak ada hotel, adanya homestay dan rumah-rumah penduduk yang disewakan. Sama juga dengan di pulau-pulau lainnya, tapi cukup oke lah, bersih, ada AC, kamar mandi bersih..

Ngasih makan ikan yang lucu-lucu..

Ngasih makan ikan yang lucu-lucu..

Yang menarik selama liburan di sana adalah saat acara snorkeling dan saat mengunjungi penangkaran penyu dan hiu. Guide lokalnya juga baik dan care. Dia tau saatnya menyuruh kami segera naik ke kapal ketika lagi asik-asiknya snorkeling, karena katanya arusnya udah mulai beda (entah arus apa yang dia maksud, cuma dia yang tau). Dan benar saja, telat naik sedikit badan kami sudah perih-perih kena ubur-ubur. Padahal kalau dilihat kasat mata, ubur-uburnya ngga kelihatan *horror -__-“. Ketika kami beranjak pergi dari spot itu, berpapasan lah kami dengan 2 kapal yang baru hendak snorkeling.. Entah apa yang akan terjadi pada mereka. Hehehe..

Entah siapa ini.. Jika anda men-zoom gambar ini, niscaya bukan muka saya yang tampak :D

Entah siapa ini.. Jika anda men-zoom gambar ini, niscaya bukan muka saya yang tampak πŸ˜€

Pulau Pramuka menyuguhkan pemandangan bawah laut yang lebih indah dari di Pulau Pari, tapi Pari memiliki pantai pasir putih yang lebih eksotis (Pantai Pasir Perawan-nya). Masing-masing pulau punya kelebihannya. Cukup oke lah berwisata ke sekitaran gugusan Kepulauan Seribu ini, budget tidak terlalu besar, jarak tidak terlalu jauh, dan masih cukup eksotis untuk dijelajahi..

Sejauh ini dalam pengalaman saya bersnorkeling, Pulau Pramuka ini masih juara.. Tidak tahu kalau saya berkesempatan mengunjungi Bunaken atau Raja Ampat. Saya yakin sih lebih keren lagi, sekeren andhika kangen band. Pengen banget ke Raja Ampat!! Katanya nih ya, saking beningnya air disana, ngga perlu alat snorkeling atau diving untuk menikmati indahnya warna warni surga bawah lautnya, cukup dilihat dari atas. Aaaaahh kereeeen!!

terumbu-terumbu karangnya..

terumbu-terumbu karangnya..

Laut selalu membuat saya terpesona..
Dengan apakah Tuhan meletakkan dasar bumi?
Dengan apakah ditetapkan-Nya langit?
Dengan apakah dibuat-Nya air samudera berpencaran dan awan menitikkan embun?
Bilamanakah ditetapkan-Nya batas laut?
Lagi-lagi, laut juga selalu menyadarkan saya akan keMahaAgungan Sang Kuasa..

Itulah mengapa saya selalu suka laut..

_DSC4334

Pemandangan sore hari dari dermaga.. Romantiiiiis!!

_DSC4355

siluet

siluet

Advertisements

2 thoughts on “Pramuka Island

  1. Sungguh asiik bila ku kesana … Thanks infonya Ester Cantik…
    Oleh2 gak ada disana yak? Soalnya lu gak ngebahas oleh oleh hahahahaha

    Like

Sila Tinggalkan Jejak..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s