Tepatkah?

Cantik ia.. Dengan rona pipi memerah, mata bulat dengan bulu mata lentik, bibir kecil dengan lengkung sempurna, tubuh putihnya yang langsing berbalut gaun putih panjang gemerlap, rambutnya berhiaskan mahkota kecil berkilauan.. Sedari tadi tangannya yang berbalut sarung tangan putih jaring-jaring menggandeng erat lengan prianya. Tak pupus senyum selalu terpasang di wajahnya, kadang kulihat ia tertawa bahagia. Begitu lepas, begitu lega, begitu membuat iri..

Ya, itu hari bahagiamu.. Sedari lama kau tunggu saat itu. Saat kau dengannnya berjanji sehidup semati di hadapan Tuhan dan jemaat. Berjanji untuk selalu bersama dalam suka maupun duka, dalam sehat maupun sakit, dalam berkecukupan ataupun berkekurangan, sampai maut yang memisahkan.

Engkaupun mantap mengikrarkan janji itu. Aku tau kau sudah siap..

Selamat kuucapkan untukmu, untuk kalian berdua. Hanya sisi lain batinku sedikit berontak dan mempertanyakan, akan semulus inikah jalan hidup sepasang mempelai nanti? Akan semulus pengucapan ikrar suci inikah?? Saat satu demi satu sisi hidupnya yang lain terkuak, saat kita terkaget-kaget dengan sifatnya yang selama ini tak pernah terumbar, saat kita melihat dia seasli-aslinya, belum lagi hantaman keadaan kiri kanan yang di luar kendali kita,,, Dan saat kita tersadar, tidak ada jalan lain untuk mundur! Jalan satu-satunya hanya menerimanya dengan ikhlas.

Menurutku, pernikahan adalah suatu gerbang penentuan untuk kehidupanmu yang akan datang. Dan celakanya, dengan siapa kau menikah akan menentukan surga atau neraka dunia yang akan kau alami kelak. Sepanjang sisa umurmu harus kau jalani dengannya. There’s no way out! There’s no way back! *think carefully!!!*

Berkali kulihat penderitaan hidup seseorang karena menikah dengan orang yang salah. Berapa banyak keluarga yang hancur karena tidak adanya figur orang tua yang baik untuk jadi teladan? Berapa banyak generasi hancur karena figur ayah yang tidak berfungsi di keluarganya? Mengapa ayah?? Karena engkau adalah kepala! Engkaulah sumber otoritas dan berkat bagi keluargamu! Dan bayangkan apa yang terjadi jika engkau tidak berfungsi sebagaimana mestinya?

Semoga pilihanmu tepat.. Semoga pilihanku tepat.. Semoga pilihan kita semua tepat…

Selamat, selamat!

Β 

Kasih itu sabar, kasih itu murah hati, ia tidak cemburu, ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, dan sabar menanggung segala sesuatu.

Kasih tidak mencari keuntungan diri sendiri, ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain, ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran.

“Orang yang terdekat denganmu adalah orang yang berpotensi paling besar untuk membahagiakanmu atau menguras habis energimu..”

Advertisements

One thought on “Tepatkah?

Sila Tinggalkan Jejak..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s