Dia

Tempat ternyaman adalah…

Dekapanmu yang selalu siap membenamkan aku di kehangatan,

Tanganmu yang selalu ada mengusap lembut isak tangisku,

Harummu yang selalu mampu membius akal sehatku,

Gagahmu yang selalu teduh melindungiku dari kerasnya dunia..

 

Aku menikmatinya. Sungguh…

Aku nikmati setiap hangat sapamu,

Aku aman dalam naungan dirimu,

Aku melantur dalam cumbuan manismu,

Aku terbuai dalam panas geloramu..

 

Tapi ada kalanya aku jenuh denganmu…

aku ingin berlari dari bayang-bayangmu,

aku benci terkungkung olehmu,

aku tidak tahan dengan kebisuanmu,

aku muak akan bau dan kotor dakimu..

 

Aaaah nampaknya sudah saatnya kau kucuci, jaketku..

Advertisements

8 thoughts on “Dia

  1. Uhuk-uhukkk.. Mau minta tanda tangan gak? Haha..
    Ishhh ibu2, sembarangan. Tante2!
    Iya yah, mau nyuci aja mendadak dangdut, mungkin ntaran akan ada postingan gw galau gara2 cucian gak kering.. (˘_˘٥)>

    Like

Sila Tinggalkan Jejak..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s