Katanya

Posted: December 5, 2014 in Journey of life

“…aku yang salah karena mengandalkan manusia. Awalnya aku galau dan gak bisa terima. Tapi aku belajar dari semuanya. Ini ‘salib’ yang harus kupikul, ini ‘ladang’ yang harus kukerjakan. Puji Tuhan, masih Tuhan kasih ‘ladang’ untuk dikerjakan..”

Begitu sepenggal curhatan seorang kawan, kemarin malam.. Bukan tentang cinta, bukan tentang pekerjaan atau materi. Mari kita sederhanakan saja, ini tentang harapan, tentang nurani, tentang sikap, tentang prinsip hidup. Mengerjakan dulu ‘bagian’ kita semampunya, lalu membiarkan Tuhan yang menyempurnakan sisanya.

Sebuah bisikan sayup menyela di hatiku, “Lantas, bagaimana dengan ‘salib’mu? Adakah kau pikul itu selama ini atau kau geletakkan begitu saja, enggan kau sentuh??”

*termenung*

pict

Advertisements
Comments
  1. sri says:

    Thanks share’nya.. 🙂 #merenungkan..

    Like

  2. Salibkan dia!!! Salibkan dia!!! kata orang Farisi

    Like

Sila Tinggalkan Jejak..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s