Dunia Pagi Ini

Posted: May 15, 2015 in Poem-poem an

image

Aku tau waktu tak bisa dinegosiasikan, tak pula ada yang kuasa menahannya. Tapi bukan lantas kita jadikan dia tuhan. Dia bisu, dia tuli. Tak tepat rasanya kau serahkan dirimu padanya yang bahkan tak kuasa menahan dirinya sendiri.

Dunia tak selalu menjanjikan keindahannya. Sama seperti senja yang tak selalu menyuguhkan cahayanya. Pun waktu yang tak selalu menunjukkan perkasanya. Tapi tetap kucoba menyapa semesta, semoga saja ia memberiku sedikit keteduhannya, dan barangkali mampuΒ menenangkan gundahku sesaat..

Ternyata dunia dan waktu tak semenakutkan yang kukira. Berlari, tertawa, merenung, jatuh, terhempas, kehilangan, ditinggalkan, dihibur, dipelihara, bangkit.. Pada akhirnya menjadi siklus hidup yang harmoni..

Perlu terluka untuk tau rasanya sakit. Katanya, tapi Itu bukan nyatanya..

Perlu hantaman bertubi untuk tau batas kemampuanmu. Prosesnya, belum tentu jika itu prosesmu..

Perlu kehilangan untuk tau besarnya cintamu. Baginya, tapi semoga bukan bagiku..

Aku bertanya padaMu, tapi Kau tetap membungkam. Maka aku menyadarkan diriΒ bahwa aku tidak berhak atas kehendakku, dan titahMulah yang kujadikan sandaran.

Bahkan dalam diamMu pun, Kau ajarkanku cinta..

Kuyakin, di perakhiran nanti akan ada tanganMu untuk selalu membantuku kokoh berdiri..

Dunia pagi ini.. Hanya pagi yang biasa, dibumbui kekagetan luar biasa..

Advertisements

Sila Tinggalkan Jejak..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s