Sosok itu…

“Cerita ini bermula ketika saya dan seorang teman sepakat mengunjungi sebuah makam yang masih diselimuti tanah merah…”Β  *terdengar suara serak-serak basah ala penyiar Nightmare Side Ardan FM*.

*setel efek suara lolongan anjing kejepit*
*tambah efek angin yang tiba-tiba berhembus.. Woooshh wosshh..*

“Lalu muncul sesosok tinggi berbulu dari balik pepohonan beringin yang rindang. Bersamaan itu, entah dari mana, datanglah kabut yang pekat menyergap, membuat jarak pandang kami terbatas.. Lalu, lalu… Aaaaakkkkhhh!!!”
_______________________________________________________________

Gimana gimana, udah mencekam belum openingnya? 😁

Satu waktu di sore hari, saat suasana rumah sedang sepi karena Val tidur siang, saya bermaksud ke dapur untuk mencuci piring-piring kotor. Jadi posisi dapur tuh di pinggir ruang tamu, dibatasi tembok, dan ada akses pintu keluar dari dapur situ. Nah pintu itu lapis dua, ada pintu kayunya dan bagian luarnya pintu ram. Pintu kayunya jarang saya tutup, saya hanya mengunci pintu ram-nya agar ventilasi udara di rumah lancar.

Sewaktu saya belok ke arah dapur, saya kaget bukan main karena ada SOSOK KECIL BERAMBUT PANJANG berdiri tepat di depan pintu ram! Posisinya dia di dalam rumah, menghadap keluar seolah-olah sedang terpaku menatap jalanan kompleks yang sepi. Apalagi cahaya matahari sore itu membias di teras depan dan membuat sosok ini jadi samar-samar, hanya terlihat siluetnya.

Sejenak saya termagu ‘tak sadarkan diri’, beberapa detik kemudian baru saya berhasil menguasai kekagetan..

Saya dekati pelan-pelan sambil berpikir sosok apakah itu? Kalau binatang, koq ya bisa masuk, sedangkan pintu semua tertutup. Kalau jenglot, koq agak lebih gemuk perawakannya. Kalau kunti, koq ya pendek banget. Kalau tuyul, koq ya rambutnya gondrong.. Tik tok tik tok..

Setelah saya lebih dekat dan semakin dekat, baru nampak jelas sosok tersebut. Ealaaah, ternyata BONEKAnya Val!! Ngapain juga coba dia taruh TEPAT di depan pintu dengan posisi menghadap jalan. Dikira itu anjing penjaga apa? Ya siapa yang tidak kaget kalau penampakan bonekanya kayak gini cobaaaaa..

Gini nih..

Udah siap belum?

Ah ntar kaget lagi..

Ntar aku disalahin..

………………………………………………………………

Gimana??

Siap yah…

……………………………………………………………….
.

.

.

.

NIIIIIHHHHHH!!!

image

Rambut acak-acakan, baju sobek-sobek, ‘memar’ merah dimana-mana. Fiyuuuhhh!

Saat itu malah lebih parah, bajunya gak dipakein! Jadi yah, aura horor-nya dapet banget lah ya.. πŸ˜…

Pingin teriak tapi suara ketahan. Ditahan-tahan tapi akhirnya kesel juga. Kesel tapi ada mau ketawa juga iya. Ketawa tapi ya jadi malu sendiri. Malu-malu tapi koq aku mau.

Eeehh, gimana?

Boneka itu kado dari tante saya untuk Val saat ulang tahun dia yang ke-3. Kemana-mana dibawa, tiap hari diajak main, disuapin, dipakein jepit lah, bando lah, kaos kaki lah, bahkan saat saya mandiin dogi, dia ikut mandiin itu boneka di baskom pakai sabun Sunlight. Trus saya ikutan deh πŸ˜‚.

Hahahaa.. Gini nih efeknya gegara baca blog teman yang bercerita kejadian horor, udahnya saya jadi kagetan! Aaaaaahhhh!!

Senyum ceria dulu yuk aaahh.. Cheers!!! 😁

Advertisements

14 thoughts on “Sosok itu…

Sila Tinggalkan Jejak..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s