Postingan Tak Biasa

Predikat random blogger mungkin tepat disematkan pada saya. Niatan awal membuat blog ingin jadi travel blogger, di kenyataannya malah apapun saya bahas, mulai dari kisah perjalanan, tempat makan, motivasi, puisi, quote, cerita kehidupan, cerita persahabatan, sampai cerita cinta. Yang belum pernah saya bahas adalah postingan bertemakan horror. Hanya postingan Sosok Itu saja yang nyerempet-nyerempet tema tersebut. Nah sekarang saya jadikan saja bahasan tema itu, supaya semakin absah kerandoman saya *tabuh genderang*. Hihihiiii..

Mengalami kejadian mistis pada saat traveling, seingat saya hampir tidak pernah. Dalam kehidupan sehari-hari pun bisa dibilang adem ayem gemah ripah loh jinawi. Puji Tuhan.. Cuma memang kadang saat berada di tempat tertentu saya merasakan aura yang kurang enak, sedikit merinding-merinding disko. Hanya sebatas itu, tidak pernah sampai melihat sosok astral atau sampai diganggu. Puji Tuhan lagi..

Lah, jadi loe mau cerita apa, Ter? Untuk tema ini materi bahasan loe minus..

Eitsss, tunggu dulu! Apakah anda lupa bahwa saya bukanlah tipe solo traveler, yang mana berarti kalau saya bepergian harus ada temannya. Hihihi iya saya memang manja. Nah kadang orang lain ini yang kena ‘gangguan’ usil.

Pernah saat saya dan #DDCPK traveling ke Solo, singgahlah kami di satu resto yang dikelilingi kebun teh untuk makan siang. Setelah pesan, sambil menunggu makanan tiba, lantas kami foto-foto (apalagi kerjaan #DDCPK selain foto dan makan? πŸ˜…). Posisi kami di outdoor, membelakangi pintu samping resto, dimana pada sisi kiri pintu terdapat dua buah kursi kayu dengan latar belakang nama resto itu pada dindingnya.

Saat tengah asik foto, tetiba kak Viva sedikit tertegun lalu bilang, “Jadi nih mau terus foto-foto? Ntar ada yang ngikut lho” *krik-krik-krik*. Kita yang tidak ngeh malah makin hot foto-fotonya. Ngehek banget kan, dikasih kode ngga pada peka. Hahaa.. Malamnya kakak baru cerita bahwa saat dia bilang begitu, beneran dia lihat ada orang pakai baju khas prajurit Jawa, lagi berdiri di depan pintu yang sebelah kursi-kursi kayu itu. Dia kira pegawai restonya, lah tapi koq orang pada lewat-lewat aja depan dia kek gak peduli, oalah ternyata ternyata.. Mana ‘dia-nya’ terus menatap pada kelompok kami 😧.

Pernah juga dulu saat SMP, saya dan keluarga besar dari pihak papah menginap di daerah Kaliurang, Yogyakarta. Saat itu benar-benar kami sekeluarga besar, bayangkan saja adik kakak papah saya ikut semua, plus keluarga masing-masing (yang notabene mereka 11 bersaudara). Sampai-sampai kami menyewa bus pariwisata ukuran besar untuk road trip tersebut. Udah kek supporter bola, em?!

Tiba saat sore hari, membuat kami masih leluasa melihat sekeliling. Tempat menginap kami ada yang bangunan lama (terdiri dari 3 kamar), dan ada bangunan baru yang terdiri dari (agak lupa) 30 kamar. Saya dan satu keluarga yang lain kebagian di bangunan lama. Saudara yang lain semua di bangunan baru. Malam itu, seingat saya tidak ada yang ganjil, memang ketika ke kamar mandi saya agak merinding, tapi selebihnya baik-baik saja. Saya pun tidur dengan nyenyak dan bangun seperti biasa, dalam suasana ceria dan muka masih cantik-cantik aja.. *sakarepmu, Ter!*

Ketika bangun, di tempat sarapan sudah berkumpul saudara-saudara yang menginap di bangunan baru, sedang pada heboh bercerita. Saya kepo kan, lalu ikut menyimak obrolan om-om dan tante saya. Ternyata mereka yang menginap di bangunan baru banyak yang diganggu semalam.

Ada kakak papah saya yang tempat tidurnya digoncang-goncang. Ada lagi yang lemari di kamarnya tiba-tiba berpindah tempat. Ada juga tante saya yang lain, tengah malam terbangun karena mendengar suara gaduh orang berlarian di depan kamarnya sambil geret-geret koper. Dikira tante saya, sudah tiba saatnya checkout, jadi dia dengan setengah sadar langsung packing secepat kilat, takut tertinggal rombongan. Setelah selesai dan dia sudah siap, pas buka pintu koq malah gak ada siapa-siapa dan tetiba suasana hening. Dia celingak-celinguk keheranan. Hahahaa ini ngebayanginnya malah saya ngakak 😁.

Oya, ternyata papah saya juga sorenya sempat diganggu. Saat tidur-tiduran di salah satu kamar di bangunan baru, dia merasa di kasurnya seperti ada yang sedang lompat-lompat. Ya dulu waktu kecil sih saya dan kakak memang suka begitu, tapi kan saat itu saya sudah SMP, jadi otomatis saya lepas dari tuduhan. Jadilah sepupu saya yang saat itu masih kecil kena omelan papah, “Vicky, kalau mau lompat-lompat jangan disini! Om mau tidur dulu.” Merasa tidak mendapat respon, papah saya membuka mata dan tidak mendapati siapa-siapa di sana. Hiiiiyyy!! Trus apa yang beliau lakukan? Lanjut tidur! Eerrhhhhh.. πŸ˜₯

Jadilah pagi itu semua heboh! Lalu ada beberapa orang om saya yang cerita juga. Mereka memang baru tidur larut malam, karena biasa lah bapak-bapak kalau ngumpul main kartu sambil ngopi sambil ngobrol, lalu tengah malam itu dari kejauhan mereka melihat banyak anak kecil berlarian di tangga taman, lalu… HILANG! Yakali anaknya siapa tengah malam main kucing-kucingan cobaaaa?? Main kartunya pun bubaaaaarrrr!! πŸ˜„

Segitu dulu ah ceritanya. Kalau ada yang mau cerita juga silahkan. Saya ngumpet dulu tapi 😝.

Eh eh, jadi siapa ya anak-anak kecil itu?? Eaaaaaa!! *tabuh genderang lagi*.

NB: postingan kali ini no picture. Hihihiii..

Advertisements

27 thoughts on “Postingan Tak Biasa

  1. Ester, kalo ada fotonya kan makin cakep horornya.

    Saya juga pernah mengalami kejadian “aneh” saat kecil, kelas satu sampai kelas tiga sd. Hampir setiap pulang sekolah, ketika sampai di halaman saya mendengar suara orang nguleg cabe seperti lagi bikin sambal di dapur. Padahal rumah kosong, kan bapak dan ibu saya lagi “ngantor” ke sawah. Rumah tetangga sekitar rumah saya juga rata-rata kosong karena ditinggal bekerja.
    Begitu saya masuk ke rumah, langsung menuju dapur tidak ada apa-apa. Saya biasa aja. Mungkin karena masih kecil jadi tidak kepikiran macam-macam. Rumah yang kami tinggali itu rumah warisan nenek moyang: rumah gadang lama. Itu loh rumah adat orang Minangkabau.

    Like

    • Td sempat berusaha nyari2 foto di google utk referensi, baru liat 3 baris aja saya jd ngegidik2 sendiri mas. Heuheu..

      Waaaahh, baru dngr saya ada yg senangnya nguleg2 begitu, mungkin dia pingin punya usaha rmh mkn tp gak kesampaian 😅 Akan lbh keren lagi kalau pas masuk rmh tetiba udh ada sambal dan lauk-pauk tersaji yah. Hehehe..

      Like

  2. Halo salam kenal. Panggil mbak ato panggil nama aja nih? πŸ™‚

    Ngomongin cerita horror tuh sebenarnya ga ada habisnya. Selalu ada cerita. Tapi takut aja nyeritainnya. Hehehe

    Like

  3. “Apalagi kerjaan #DDCPK selain foto dan makan?” ~ kok ini nampaknya rada gimana gt kata2nya.. 😅😅😅😅

    De, kalau lo pengen punya pengalaman mistis.. coba maen2 ke hum deh.. nti gw tunjukin tempat buat lo uji nyali.. xixixixixi 👻👻👻

    Like

Sila Tinggalkan Jejak..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s