KADO?? Yukkk..

Kado yah, bukan kode.. Dan inipun bukan kode minta dikadoin. Kalo minta kado sih terang-terangan aja, gak usah pakai kode.. Ini mau bahas apa sih sebenernya?? Hhmmffftttt…

Here we go!

Siapa sangka Bekasi yang sering dibully karena panas, gersang, macet, dan lebih jauh dari matahari itu menyimpan satu tempat yang bisa membawa kita seakan sedang tidak berada di Bekasi??

Terletak di kawasan industri EJIP, dimana kawasan ini dihuni oleh pabrik-pabrik raksasa yang rata-rata brand Jepang & Korea, menjadikan tempat ini agak sedikit ketilep *ketileeeepp* *dilempar KBBI*.

Dilihat dari pinggir jalan raya, kadang orang tidak ‘ngeh’ bahwa tempat itu ada *sama kayak kamu yang suka dianggap gak ada sama gebetanmu kan? pukpuk*. Hal ini dikarenakan di sebelah kanan pintu masuk terdapat pabrik jamu, sehingga orang berasumsi bahwa itu hanyalah kawasan industri seperti pada umumnya. Andaikan mereka mau mengkaji lebih jauh, ternyata ada sepotong ‘surga kecil’ terselip di dalamnya *koq terselip sih bahasanya? Kek sisa makanan, terselip di gigi*.

IMG_20151003_122146

Sejak pertama datang, tempat ini (KaDO-Kampoeng Djamoe Organik) langsung menjadi salah satu tempat favorit saya. Awalnya saya agak under estimate juga, bayangan Bekasi yang panas dan gersang tetap lekat di ingatan saya. Tapi ternyata keasriannya mampu meluruhkan kesangsian saya *deuuuh, bahasa loe Terrrr!!* Susah dipahami!

IMG_20151003_122356

Siang itu, tidak terlalu banyak orang yang datang, paling hanya 4 hingga 5 mobil. Yang pertama menyambut saya adalah plang selamat datang dan pepohonan yang berbaris rapi di sepanjang track untuk berjalan. KaDO ini bernaung di bawah management Martha Tilaar *cieeehh, bernaung vroh! Kek arteeesss*.

IMG_20151003_123029

“Saung Penerimaan Kamu Apa Adanya

IMG_20151003_122955

KaDO merupakan lahan hijau dengan konsep taman organik yang terletak di kawasan kota Cikarang dengan areal seluas 10 ha yang cukup strategis dan mudah dijangkau.

Pada awalnya berupa kebun yang menyediakan koleksi tanaman obat, kemudian KaDO mulai difungsikan sebagai pusat pendidikan lingkungan karena memiliki berbagai koleksi tanaman obat asli Indonesia (ada sekitar 600 species tanaman) yang dibudidayakan secara organik selaras dengan alam.

Di area pasca panen juga terjadi proses penanganan bahan baku tanaman hasil panel hingga menghasilkan bahan yang berkualitas dan berstandar.(dapet ngutip, vroooh!)

IMG_20151003_123514

Selain sebagai tempat pendidikan lingkungan, tempat ini juga dibuka untuk umum sebagai area rekreasi bagi keluarga, terutama keluarga dengan anak kecil.

img1444311768628

img1444312602587

Ada binatang-binatangnya juga..

Mengusung hal tersebut, maka berbagai fasilitas pun disediakan, seperti resto yang menyuguhkan aneka makanan sehat tradisional dan tanpa MSG, kebun koleksi tanaman obat, kolam, rumah kayu ala Manado yang rencananya akan dijadikan tempat spa, musholla, area bermain anak, penyewaan sepeda, saung-saung, pendopo bergaya Sunda dan Bali yang dapat digunakan untuk tempat pertemuan, serta area parkir yang luas.

img1444312934254

bagian atasnya

img1444312832384

bagian dalamnya, yang katanya akan dijadikan tempat spa

Jalan setapak untuk mengelilingi kawasan ini juga sudah disemen, walau masih ada beberapa berupa petakan dan jalan berbatu. Sedangkan di samping kiri dan kanan pedestrian dipenuhi dengan Tanaman Obat dan KosmetikA (Toka) sebanyak 650 jenis tumbuhan.

IMG_20151003_125544

Kawasan Toka dibagi menjadi Aromatic Land (tanaman-tanaman dengan aroma khas seperti pandan, kamboja, kayu putih, lavender, dll) dan Beauty Land (tanaman-tanaman untuk pemeliharaan kecantikan seperti pohon jati belanda, temu giring, jahe, dll). Sayangnya, beberapa kali saya kesana tanamannya banyak yang layu, efek kemarau panjang beberapa waktu lalu.

img1444312365956

kolamnya juga keriiiiinng..

img1444311463583

img1444312170091

aneka jamu dan minuman herbal lainnya..

Di bagian belakang terdapat Martha Tilaar Training Center (MTTC) yang berfungsi untuk melatih para therapist sebelum ditempatkan di gerai-gerai Martha Tilaar. Bagi pengunjung yang ingin belajar pengetahuan tentang perawatan-perawatan tubuh juga bisa, tapi harus reservasi dulu sebelumnya dan biasanya harus dalam rombongan.

Saya suka desain bangunan MTTC ini, karena dibentuk seperti rahim seorang wanita, yang memiliki filosofi sebagai tempat bermulanya kehidupan. Kewl! Ornamen bambu dan kayu pada bangunan ini juga cukup mendeskripsikan konsep ramah lingkungan.

Kalau kesini, saya paling suka nangkring-nangkring manja di saungnya sambil makan, ngemil, tidur-tiduran, denger suara burung, ditambah semiliran angin. Aaaaaaahhhh surga! Pohon-pohonnya yang rindang membuat teduh dan betah berlama-lama di sana sama kayak kepribadian kamu yang bikin aku teduh dan betah *tsahhh!!*. Oya, tempat ini juga bisa dipakai untuk outing atau fieldtrip anak sekolah, karena termasuk objek wisata alam plus wisata edukasi.

Jadi, kalau mau kasih kado ke orang yang kamu sayang, ajak wisata ke KaDO ini ajaaaa.. Yuksss! Daripada ngemol, mending ngejamu. Daripada ngegalau, mending ngehalau penat. Daripada liatin gadget mulu, mending liat yang ijo-ijo. Daripada eksis di sosmed, mending eksis di alam. Dikit-dikit update status, dikit-dikit posting. Hmmffftt.. Kakak gw sih suka gitu. Eh, gw juga denk… Kadang. Hihihiii..

IMG_20151003_151354 1

IMG_20151010_142002

Sekian promosi kali ini..

Disclaimer: postingan ini tanpa ada paksaan, tanpa ada pesan promosi terselubung (lha wong saya terang-terangan gini promosinya), dan tanpa digaji. Hikssss.. Semuanya atas dasar ketulusan aja koq, biar kamu gak ngerasa ketulusan kamu ke aku sia-sia. Eeeehh??

 

 

“Explore The Wonder of Indonesian Traditional and Natural Heritage”

Kampoeng Djamoe Organik – Martha Tilaar

Jl. Ciujung, Kawasan Industri EJIP Pintu II, Cikarang Selatan-Jawa Barat

Telp. 021-70110076, 021-91828384

www.kampoengdjamoemarthatilaar.com

Jam buka: 08.00-16.30, hari Minggu / hari besar tutup.

Advertisements