Belitung Trip, DAY 3

Hari ketiga adalah jadwalnya kami hopping island. Yaitu, berpindah-pindah pulau yang satu ke yang lain menggunakan perahu, juga biasanya diselingi dengan snorkeling time.

suasana Tanjung Kelayang

Kami start dari Tanjung Kelayang. Mobil kami parkir disini. Perlengkapan snorkeling sudah dibagikan dari sebelum kami naik kapal. Lucunya melihat orang-orang tua sibuk membekali diri dengan jaket pelampung sembari oles-oles sunblock. Padahal mah snorkeling-nya masih nanti siangan πŸ˜….

Ciyeeehh.. Gaya banget nih. Bade kamana ateuh?

Pulau pertama yang kami tuju adalah Pulau Burung. Dari kejauhan nampak sebuah pulau berpasir putih dengan sebongkah batu granit yang nampak seperti kepala burung. Di pulau ini kami tidak turun, hanya foto-foto dari atas kapal karena mengejar waktu ke Pulau Pasir.

Pulau Pasir merupakan tujuan berikutnya. Ini beda dengan pulau pasir yang kemarin di Leebong ya. Pulau pasir disini kalau siangan dikit bakal terendam dan makin sore makin hilang. Makanya kami pagi-pagi kesananya.

Pasir putih dengan teksturnya yang halus membentang luas. Biasanya di pulau ini banyak bintang lautnya. Biasanya.. Pas kami kesana kebetulan sedang tidak biasa 😌.

Mayan lah nemu.. walau kecil

Selanjutnya kami singgah di pulau Batu Belayar. Disebut begitu karena bebatuan di pulau ini berbentuk seperti layar terbentang. Bebatuannya bisa dinaiki, tapi tetap kehati-hatian nomor satu ya karena pinggir bebatuannya bertekstur kasar dan tajam.

20180617_220657.jpg

img1529999587959.jpg

foto ala-ala

img1529999815208.jpg

Yang ini mau gaya tapi ribet ama rambut πŸ˜‘

Next destination adalah Pulau Lengkuas dimana yang menjadi ikon disini adalah mercusuar peninggalan kolonial Belanda.

Sayang sekali mercusuarnya hanya dibuka sampai lantai ketiga karena sedang renovasi. Padahal foto dari tingkat paling atasnya (lantai 18) keren banget. Tapi, ehmmm.. Berasa agak gimanaaa gitu ketika di dalam sini. Weeerrrr..

Turun dari mercusuar, kelaparan melanda padahal belum waktunya makan siang. Kelapa muda yang saya sruput kayak cuma basahin kerongkongan doank trus menguap entah kemana.

IMG-20180627-WA0003

bebatuan Pulau Lengkuas.. Pic credit by my aunt 😎

Selepas dari Pulau Lengkuas, kami ber-snorkeling-ria. Ya kalau dari awal aja udah pada heboh dengan life jacket dan sunblock, bisa dipastikan donk ya saat snorkeling beneran akan seheboh apa.

Wajah-wajah sebelum turun

masihΒ pede dan kece..

Drama dimulai ketika sudah pada mendarat di air. Ada beberapa anggota keluarga yang baru pertama kali snorkeling, ada yang tidak bisa berenang, ada juga yang keleyengan mabuk laut, ditambah arus hari itu tidak terlalu bersahabat. Maka snorkeling time kali itu lebih nampak seperti rescue time bagi saya.

Mayday, mayday!

Entah kenapa semua orang heboh. Heboh dengan pelampung lah, dengan snorkle mask lah, dengan snorkle gear-nya, ataupun heboh ngurusin orang lain. Alat snorkle yang dipakai pun lebih sering jadi pajangan doank di mulut karena tiap nafas habis, kepala refleks naik. Pun beberapa orang malah snorkle mask-nya ditenggerkan aja di kepala. Lah ngapain pada ribet make donk kalau gitu πŸ˜‚.

img1529939317589.jpg

Saya bagaimana?? Boro-boro ngeliatin koral, yang ada riweuh ngurus krucil. Sepupu saya yang masih kecil ada 3 orang, lalu ditambah Val. Tiba-tiba anak saya waktu itu ada 4! Belom lagi yang minta fotoin, pegangin, skalian jagain, ditambah ada yang ribut life jacket-nya tetiba sudah sampai ke leher!

RESCUE SIMULATION BANGET, KAN?!?

This slideshow requires JavaScript.

Setelah semaput terombang-ambing sambil kelaparan, kami merapat ke Pulau Kepayang untuk lunch. AKHIRNYAAAAA!! Satu pulau ini khusus dijadikan restoran bagi para tamu yang hopping island.

Setelah kemaslahatan perut teratasi, kami lanjut ke Pulau Kelayang. Pulau ini adalah pulau terdekat dari Tanjung Kelayang (tempat kami start) sekaligus bagian belakangnya Pulau Burung yang kami foto-foto di awal tadi.

Setelah merapat kembali di tempat awal naik kapal, kami menuju destinasi terakhir di hari ketiga yakni Pantai Tanjung Tinggi. Berkendara sekitar 20 menit saja kita sudah sampai.

Tempat ini merupakan tempat shootingnya Laskar Pelangi. Ingat adegan saat anak-anak LP lari-larian diantara batu granit raksasa? Atau saat mereka menatap syahdu matahari terbenam dengan mata kanak-kanaknya? Di sini tempatnya!

Aaaahhh, saya senang sekaliiii.. Sunset yang cantik menutup hari ketiga saya di Belitung. 😊

Advertisements

Sila Tinggalkan Jejak..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s